Makna Kegagalan Dalam Hidup Seorang Wanita

Makna Kegagalan Dalam Hidup Seorang Wanita  -Dalam kehidupan sehari hari kita semua tak pernah memberi tempat terhormat pada kata gagal dan kegagalan. Kita lebih senang dengan ungkapan sukses, berhasil dan kata yang punya makna sepadan dengannya. Benarkah kita harus alergi dengan kata kegagalan? Tak ada manusia yang mencita citakan kegagalan, tapi meski tak pernah diinginkan, kegagalan tetap akan menghampiri dan terjadi dalam hidup kita. Saat kita gagal, sebenarnya bukan berarti hidup dan cita cita berakhir.

Berdasarkan sebuah literatur resmi yang dimuat dalam jurnal ekonomi pernah disebutkan bahwa ada seorang pemimpin senior dari perusahaan yang akan memilih 3 calon pelamar untuk dijadikan manajer di bagian tertentu.

Dari data yang dimasukkan ke peresuhaan di ketahui jika ketiga pelamar punya perbedaan yang cukup unik. Pelamar pertama, adalah fresh graduate dari perguruan tinggi favorite dengan nilai IP cum laude. Pelamar kedua, seorang mantan manajer perusahaan yang keluar dengan alasan gaji disana kurang besar. Dan pelamar ketiga adalah mantan manajer perusahaan yang GAGAL menjalankan target penjualan, akibatnya dia diberhentikan.

Menurut pembaca, mana manajer yang akan dipilih oleh pemimpin utama perusahaan itu? Wah kayaknya pelamar pertama nih, kan dia pintar dan masih fresh pikirannya. Atau ada juga yang berpendapat untuk memilih pelamar kedua, siapa tahu dengan diberi gaji tinggi dia akan menjadi alat untuk mengalahkan pesaing bisnis.

Bagaimana dengan pelamar ketiga, apakah harapannya telah tertutup? Ternyata secara mengejutkan sang pimpinan perusahaan memilih mantan manajer yang pernah GAGAL dan berbuntut pada pemecatan. Hal ini dilakukan oleh pimpinan utama perusahaan itu setelah membuat perbandingan dan menghimpun informasi akurat mengenai mereka bertiga.

Dua pelamar dianggap sangat lemah karena BELUM PERNAH MENGALAMI KEGAGALAN. Sementara pelamar ketiga telah punya bekal kegagalan, punya karakter kuat untuk bangkit dari kegagalan dan tidak menyerah saat kesulitan menimpanya.

Orang ketiga ini juga punya mental pengabdi dan bukan sekedar mencari uang dalam bekerja. Saat ditanya berapa gaji yang dia inginkan, dengan senyum ramah, pelamar ketiga menjawab begini, berikan saya kebebasan dalam bekerja dan membesarkan perusahaan bapak, kelak saya juga akan tahu berapa gaji yang pantas diberikan oleh perusahaan inì. Luar biasa, di tempat yang baru ini, mantan manajer yang PERNAH GAGAL mampu meraih gaji 25 x lipat dari perusahaan pertamanya dulu. So...jangan takut gagal fren